Shinkiro Design Created. Diberdayakan oleh Blogger.

AYOO MARILAH PENUHI ASUPAN NUTRISI MU SEKARANG !!

Dengan PROGRAM TERBARU DAN TERJITU (TURUN/NAIK BERAT BADAN, PENAMBAHAN MASA OTOT, SERTA PROGRAM KEBUGARAN)

Ayoo dapatkan NUTRISI HARIAN mu DISINI

Dan dapatkan “HASILL YG RUAARRR BIAZZAAA”

LINGKAR PINGGANG ANDA AKAN MENGECIL DAN TUBUH ANDA AKAN TERLIHAT CANTIK SERTA MEMPESONA

Salam

Rachman

Personal Wellness Coach

Hp: 0812 82997754

UNTUK PEMESANAN PRODUK ATAU INFORMASI LAINNYA ANDA DAPAT MENGHUBUNGI 081282997754 / 021-40780289

Obesitas Berisiko Jantung Membesar

“Obesitas Berisiko Jantung Membesar “



SEBUAH studi yang dipublikasikan di Journal of The American College of Cardiology menyatakan bahwa obesitas merupakan faktor risiko utama pembesaran atrium jantung kiri. Pembesaran jantung ini nantinya akan meningkatkan risiko fibrilasi (ritme atau detak jantung yang tidak normal), stroke dan kematian.

Peneliti mengikuti perkembangan partisipan selama 10 tahun pada 1.212 laki-laki dan perempuan berusia 25-74 di Jerman. Setelah 10 tahun peneliti menemukan, angka kejadian pembesaran atrium kiri (left atrial enlargement/LAE) tertinggi berada pada kelompok partisipan yang obesitas (31.6%) dibandingkan dengan angka kejadian dasar di antara semua partisipan (10%).

Penulis studi menyimpulkan bahwa obesitas dan tekanan darah tinggi menyebabkan perubahan struktur dan fungsi jantung. Selain itu, kedua faktor ini dinyatakan sebagai penanda pembesaran atrium kiri yang independen.

Penemuan ini, menurut peneliti, menegaskan adanya hubungan yang kuat antara obesitas dan LAE, seperti yang telah dilaporkan dalam studi-studi sebelumnya. Beberapa studi sebelumnya telah menemukan bahwa kelebihan berat badan bisa mempengaruhi ukuran atrium kiri di usia muda, dan potensial membuat generasi muda yang obesitas mengalami gangguan jantung di usia selanjutnya.

"Pengurangan berat badan, khususnya di antara pasien muda yang obesitas, sangat penting untuk mencegah perubahan jantung- seperti perubahan ukuran, bentuk dan fungsi jantung-akibat LAE," terang penulis studi, seperti dikutip situs healthday. Namun sayangnya penelitian ini belum terlalu lengkap karena mereka belum menemukan dan menentukan berat badan ideal untuk memperbaiki LAE.
Karena itu, masih diperlukan studi lebih lanjut.

sumber:mediaindonesia.com

0 komentar:

Posting Komentar

UNTUK PENGGUNAAN PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN / NAIK BERAT BADAN AKAN DIBIMBING LANGSUNG OLEH SPESIALSIS DIET JITU & TERUJI NOMOR SATU, UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAPAT MENGHUBUNGI 081282997754 / 021-40780289
 
Modified by Web Komputer from Blogger Templates, HostGator Coupon Code Sponsors: WooThemes Coupon Code, Rockable Press Discount Code