Shinkiro Design Created. Diberdayakan oleh Blogger.

AYOO MARILAH PENUHI ASUPAN NUTRISI MU SEKARANG !!

Dengan PROGRAM TERBARU DAN TERJITU (TURUN/NAIK BERAT BADAN, PENAMBAHAN MASA OTOT, SERTA PROGRAM KEBUGARAN)

Ayoo dapatkan NUTRISI HARIAN mu DISINI

Dan dapatkan “HASILL YG RUAARRR BIAZZAAA”

LINGKAR PINGGANG ANDA AKAN MENGECIL DAN TUBUH ANDA AKAN TERLIHAT CANTIK SERTA MEMPESONA

Salam

Rachman

Personal Wellness Coach

Hp: 0812 82997754

UNTUK PEMESANAN PRODUK ATAU INFORMASI LAINNYA ANDA DAPAT MENGHUBUNGI 081282997754 / 021-40780289

MENGAPA SERING MERASA MENGANTUK SETELAH MAKAN?

Merasa lelah dan mengantuk setelah makan sepiring pasta? Padahal seharusnya jadi berenergi. Beberapa bahan yang ada dalam makanan ternyata bisa membuat Anda sulit bernafas dan mengantuk setelah makan.

Karbohidrat kompleks yang terkandung dalam pati (seperti pasta, nasi, roti, keripik kentang) dan makanan tinggi gula (seperti permen dan kue) membuat sistem pernafasan bekerja lebih cepat, bila dibandingkan dengan konsumsi protein dan lemak sehat.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks membuat tubuh mengolah karbon dioksida dengan cepat, lewat udara yang dikeluarkan saat menghembuskan nafas. Tingginya karbon dioksida bisa membuat Anda merasa lelah dan tidak berenergi.

Bukan berarti harus menghindari karbohidrat kompleks sepenuhnya, karena Anda masih membutuhkan serat, vitamin, dan mineral yang terkandung didalamnya. Untuk pilihan yang lebih sehat, makanlah karbohidrat yang bersumber dari biji-bijian, gandum, oat dan jagung.

Selain karbohidrat kompleks, kandungan garam yang tinggi dalam makanan juga membuat tubuh merasa lelah. Hal ini dikarenakan sifat sodium sebagai elektrolit yang menarik cadangan air dalam tubuh.

Terlalu banyak garam membuat tubuh menarik air di tempat-tempat yang tidak seharusnya, seperti pada aliran darah dan jaringan interstitial paru-paru. Hal ini membuat Anda sulit bernafas, merasa berat, lelah dan tidak berenergi.

Anda bisa mendapat asupan garam dari makanan segar, karena buah dan sayur pun ternyata memiliki sodium alami. Pilih makanan rendah garam, karena setiap hari manusia hanya membutuhkan 1800 mg sodium.
Makanan dan minuman berkarbonasi juga membuat tubuh kelelahan setelah mengonsumsinya. Hal ini dikarenakan, makanan berkarbonasi mempertahankan banyak udara di dalam perut. Kondisi ini mendorong otot diafragma yang berperan dalam pengaturan nafas.

Selain itu, minuman berkarbonasi membuat kadar karbon dioksida dalam tubuh meningkat. Biasanya, minuman berkarbonasi juga tinggi kandungan kafein yang berefek buruk bagi kesehatan.


Untuk tetap berenergi, konsumsi makanan dalam jumlah kecil untuk menghindari perut terlalu kenyang. Bisa juga dengan menerapkan pola makan sehat dengan konsumsi protein tanpa lemak, seperti dada ayam. Lemak sehat pada kacang-kacangan juga membuat tubuh berenergi. Hindari gula, garam, dan minuman berkarbonasi.


Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar

UNTUK PENGGUNAAN PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN / NAIK BERAT BADAN AKAN DIBIMBING LANGSUNG OLEH SPESIALSIS DIET JITU & TERUJI NOMOR SATU, UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAPAT MENGHUBUNGI 081282997754 / 021-40780289
 
Modified by Web Komputer from Blogger Templates, HostGator Coupon Code Sponsors: WooThemes Coupon Code, Rockable Press Discount Code