Mengonsumsi makanan tidak sehat dalam jumlah besar dan berkalori tinggi dapat
menyebabkan berat badan bertambah dan gangguan kesehatan.
Namun,
temuan terbaru para ahli dari Loyola University menunjukkan bahwa mengonsumsi
makanan sehat dalam jumlah besar pun berpotensi menghambat program penurunan
berat badan dan memicu kegemukan.
Brooke
Schantz, RD, CSSD, seorang pakar ahli diet di Loyola University Medical Center,
melihat bahwa banyak pasiennya yang terkejut saat mereka memperbanyak konsumsi
biji-bijian dan buah-buahan cenderung mengalami kendala dalam usaha penurunan
berat badan.
“Sebenarnya
bukan teori yang rumit. Ketika tubuh mengasup terlalu banyak sumber energi dari
yang dibutuhkan maka ada kecenderungan berat badan bertambah. Bahkan, ketika
yang dikonsumsi adalah makanan sehat sekali pun,” ungkap Schantz.
“Anda
perlu memperhatikan asupan kalori harian dan mulai menahan diri dari makan
berlebihan,” tambah Schantz, seperti dikutip Bodybuilding.
Kecenderungan
seseorang memberi diri mereka kebebasan mengonsumsi makanan sehat secara
berlebihan adalah awal dari sulitnya mengendalikan berat badan.
Apalagi
jika dalam kemasan makanan yang dikonsumsi dituliskan “rendah lemak” atau
“bebas lemak”, maka tanpa perlu berpikir panjang mereka akan mengonsumsinya
dalam jumlah besar.
2-4
porsi buah per hari
Kebanyakan
orang mengonsumsi lebih banyak makanan daripada apa yang dianjurkan oleh para
ahli kesehatan. Anda pasti pernah mendengar anjuran agar memperbanyak konsumsi
buah dan sayuran jika ingin menurunkan berat badan. Namun, yang menjadi
permasalahan adalah ketika anjuran ini datang maka seseorang akan lebih
permisif dan mengonsumsinya lebih banyak dari yang dianjurkan.
Melihat
kondisi ini, US Department of Agriculture (USDA) mengeluarkan rekomendasi
asupan buah sebanyak 2-4 porsi buah sehari untuk membantu mendapatkan berat
badan ideal sekaligus mendapatkan manfaat sehat mengonsumsi buah.
Lengkapi
dengan sayuran
Jika
Anda sedang mencari asupan gizi yang lebih lengkap dan baik untuk kesehatan
jantung sekaligus membantu menurunkan berat badan, maka Anda bisa lengkapi
dengan sayuran. Sayuran memiliki lebih banyak vitamin, mineral, dan agen
antikanker.
Sayuran
hijau merupakan sumber nutrisi yang mengandung vitamin A, C, E, K, B, mineral
dan serat. Kandungan klorofilnya dapat membantu mengangkut energi dan oksigen
ke sel-sel tubuh.
Sayuran
hijau juga kaya akan zat besi yang sangat penting untuk produksi sel darah
merah dan mencegah anemia. Kandungan karotenoidnya merupakan salah satu senjata
ampuh untuk melindungi tubuh dari perkembangan sel-sel kanker.
Mengandung
alkali yang membantu membersihkan darah dari radikal bebas akibat polusi
sekaligus mengurnagi lendir yang dapat menyumbat paru-paru.
Saat
mengonsumsi sayuran sebaiknya kurangi penggunaan saus krim, mentega, atau keju.
Langkah tersebut perlu dipertimbangkan agar sayuran Anda benar-benar rendah
kalori dan tidak membuat berat badan bertambah.
Makan
5-6 kali sehari
Makan
lebih sering, yaitu 3 kali makan utama dan 2-3 kali snack sehat di antara waktu
makan, adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Pilih
makanan ringan yang rendah lemak, berprotein tinggi, dan berkadar gula rendah.
Dada
ayam dan kacang-kacangan adalah makanan sumber protein tinggi yang tepat untuk
mengalahkan rasa lapar sekaligus membuat perut kenyang lebih lama.
Jika
Anda sedang mencoba membuat perubahan di dalam diet Anda, ini adalah saat yang
tepat untuk memulainya.
Intinya,
mengonsumsi makanan sehat lebih sering dalam porsi kecil lebih efektif untuk
turunkan berat badan ketimbang mengonsumsinya dalam jumlah yang besar dan
berlebihan.
Sumber :





0 komentar:
Posting Komentar